Tampilkan postingan dengan label MISTERI. Tampilkan semua postingan
Saat Istri Ketahuan Selingkuh, Suami Mengelem Organ Intim Istrinya

Dewagol88 - Salah satu hal yang paling menyakitkan adalah dikhianati. Orang yang
mengalami hal ini akan merasakan berbagai macam hal negatif yang cukup
menyiksa seperti kecewa dan merasa tak berharga. Jadi, merupakan hal
yang wajar jika orang tersebut menjadi begitu emosi. Namun, sebesar
apapun amarah yang kita rasakan, lebih baik kita berusaha mengontrol
diri agar tidak terjadi hal-hal yang diingini nanti.
Dialnsir dari mirror.co.uk,
seorang pria tega melakukan 'pembalasan' sakit hati kepada istrinya
yang berselingkuh dengan mengelem organ intim sang istri. Saat itu,
wanita berusia 40 tahun tersebut ketahuan berselingkuh dengan pamannya
sendiri. Mengetahui hal tersebut, sang suami naik pitam dan berniat
memotong tangannya. Tapi ternyata tidak, ia justru menyuruh istrinya
berbaring dan membuka kedua kakinya, kemudian ia mengelem organ
intimnya.
Menurut pengakuan sang istri, ia terus menangis dan
memohon pada suaminya untuk berhenti. Ia merasa heran bagaimana bisa
seorang pria melakukan hal yang begitu kejam kepada wanita yang
dicintainya. Setelah melakukan aksinya, sang suami kemudian melarikan
diri dan tidak pernah muncul hingga saat ini.
Sang istri
kemudian berusaha menghilangkan lem tersebut. Tapi sekarang ia takut
jika ia tidak bisa melakukan hubungan seksual lagi dan mengalami cidera
serius. Ia ingin melaporkan suaminya ke polisi, tapi ia takut jika
suaminya kembali dan melukai dirinya lagi.
Ada-ada saja ya, Guys, kejadian akhir-akhir ini. Sebagai seorang pasangan yang juga tak
ingin dilukai, memang sebaiknya berusaha menjaga kesetiaan. Kekhilafan
sesaat seperti selingkuh bisa membawa kita pada berbagai dampak negatif
yang tentu merugikan diri sendiri, seperti yang terjadi pada wanita ini.
Belum ikutan main Dewagol? Klik disini untuk ikutan langka daftar mudah dan cepat serta banyak bonus yang dahsyat hanya untuk kalian.
Pulau Indah yang Terkutuk
Dewagol88 - Pulau Gaiola di Italia hanya sekitar 30 meter dari pantai, terdiri dari
dua pulau yang dihubungkan oleh jembatan lengkung. Unik dan indah.
Terdapat vila di satu pulau, dan pulau lainnya kosong.
Nama Gaiola diambil dari bahasa latin "Cavea" yang berarti gua kecil, karena ada sebuah gua di kawasan pantai. Lalu namanya menjadi "Caviola" dan mungkin karena dialek setempat hingga sekarang dikenal sebagai Gaiola.
Nama Gaiola diambil dari bahasa latin "Cavea" yang berarti gua kecil, karena ada sebuah gua di kawasan pantai. Lalu namanya menjadi "Caviola" dan mungkin karena dialek setempat hingga sekarang dikenal sebagai Gaiola.
Berabad lalu, terdapat kuil kecil untuk menyembah Venus di pulau yang
terletak di perbatasan selatan Posillipo ini. Dan konon penyair Virgil -
dianggap juga sebagai penyihir - sempat mengajar di sini.
Di awal abad ke-19, Pulau dihuni oleh seorang pertapa yang dikenal sebagai "The Wizard". Hingga akhirnya Norman Douglas, penulis The Land of Sirene membangun vila di atasnya.
Sejak itulah banyak masalah terjadi. Rangkaian kematian terjadi sejak tahun 1920-an. Ketika Hans Braun jadi pemilik vila, ia ditemukan dibunuh dan dibungkus dengan permadani. Tak lama kemudian istrinya tenggelam di laut.
Di awal abad ke-19, Pulau dihuni oleh seorang pertapa yang dikenal sebagai "The Wizard". Hingga akhirnya Norman Douglas, penulis The Land of Sirene membangun vila di atasnya.
Sejak itulah banyak masalah terjadi. Rangkaian kematian terjadi sejak tahun 1920-an. Ketika Hans Braun jadi pemilik vila, ia ditemukan dibunuh dan dibungkus dengan permadani. Tak lama kemudian istrinya tenggelam di laut.
Pemilik vila berikutnya adalah Jerman Otto Grunback, yang meninggal
karena serangan jantung. Nasib yang sama menimpa industrialis farmasi
Maurice-Yves Sandoz, yang bunuh diri di rumah sakit jiwa di Swiss.
Pemiliknya berikutnya, industrialis baja Jerman, Baron Karl Paulus Langheim, menjadi gila karena kehancuran ekonomi. Lalu kepemilikan berpindah ke tangan Gianni Agnelli, kepala industri otomotif Fiat. Namun akibatnya, putra tunggalnya bunuh diri.
Pemiliknya berikutnya, industrialis baja Jerman, Baron Karl Paulus Langheim, menjadi gila karena kehancuran ekonomi. Lalu kepemilikan berpindah ke tangan Gianni Agnelli, kepala industri otomotif Fiat. Namun akibatnya, putra tunggalnya bunuh diri.
Setelah kematiannya anaknya, Gianni menyerahkan Fiat pada keponakannya,
Umberto Agnelli. Aneh, Umberto akhirnya meninggal di usia 33 tahun
mengidap kanker langka.
Pemilik lain, multi miliarder Paul Getty, setelah membeli pulau malah mencuri cucunya hingga bermasalah dengan polisi. Dan, pemilik terakhir Gianpasquale Grappone dipenjara ketika perusahaan asuransinya gagal.
Pemilik lain, multi miliarder Paul Getty, setelah membeli pulau malah mencuri cucunya hingga bermasalah dengan polisi. Dan, pemilik terakhir Gianpasquale Grappone dipenjara ketika perusahaan asuransinya gagal.
Akhirnya, pulau Gaiola kini dibiarkan kosong. Vila, jembatan unik, dan wilayah sekitarnya hanya menjadi tempat wisata.
Belum ikutan main Dewagol? Klik disini untuk ikutan langka daftar mudah dan cepat serta banyak bonus yang dahsyat hanya untuk kalian.
Tag :
MISTERI,
The Flying Dutchman, Kisah Kapal Hantu Paling Populer
Pernah dengar The Flying Dutchman? Inilah legenda urban, sebuah kisah
kapal hantu yang boleh jadi paling populer. Apalagi namanya sering
disebut dan dipakai dalam berbagai film.
Menurut sakibul hikayat, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi tujuh lautan selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari kejauhan , kadang-kadang disinari dengan sorot cahaya redup.
Menurut sakibul hikayat, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi tujuh lautan selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari kejauhan , kadang-kadang disinari dengan sorot cahaya redup.
Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa sumber, Legenda ini
berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu
berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward
Fitzball dan novel The Phantom Ship (1837) oleh Frederick Marryat,
kemudian di adaptasi ke cerita Belanda Het Vliegend Schip (The Flying
Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Rmer.
Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan The Flying Dutchman on Tappan Sea oleh Washington Irving (1855).
Beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa pada abad 17 seorang kapten Belanda bernama Bernard Fokke (versi lain menyebut kapten Ramhout Van Dam atau Van der Decken) mengarungi lautan dari Holland ke pulau Jawa dengan kecepatan luar biasa.
Ia dicurigai meminta bantuan iblis untuk mencapai kecepatan tadi. Namun di tengah pelayarannya menuju Cape of God Hope tiba-tiba cuaca buruk,sehingga kapal oleng. Lalu seorang awak kapal meminta supaya pelayaran dihentikan .
Tetapi sang kapten tidak mau ,lalu dia berkata aku bersumpah tidak akan mundur dan akan terus menembus badai untuk mencapai kota tujuan , atau ia beserta semua awak kapal akan terkutuk selamanya.
Tiba -tiba badai menghantam kapal itu sehingga mereka kalah melawan alam. Dan terkutuklah sang Kapten bersama para anak kapalnya itu menjadi jasad hidup dan berlayar di tujuh lautan untuk selama-lamanya.
Konon , Kapal tersebut dikutuk untuk melayari 7 samudera sampai akhir zaman. lalu cerita itu menyebar sangat cepat ke seluruh dunia.
Sumber lain juga menyebutkan munculnya penyakit berbahaya di kalangan awak kapal sehingga mereka tidak diijinkan untuk berlabuh dipelabuhan manapun .
Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah berlabuh/menepi. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.
Selama berabad abad, legenda The Flying Dutchman menjadi sumber inspirasi para sastrawan dan novelis. Sejak tahun 1826 Edward Fitzball telah menulis novel The Pantom Ship (1837) yang diangkat dari pengalaman bertemu dengan kapal seram ini.
Banyak pujangga terkenal seperti Washington Irving dan Sir Walter Scott juga tertarik mengangkat legenda ini.
Pengakuan Masyarakat
Banyak saksi yang mengaku telah melihat kapal hantu ini. Pada tahun 1939 kapal ini terlihat di Mulkzenberg. Pada tahun 1941 sekelompok orang di pantai Glencairn menyaksikan kapal berlayar yang tiba tiba lenyap ketika akan menubruk batu karang.
Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan The Flying Dutchman on Tappan Sea oleh Washington Irving (1855).
Beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa pada abad 17 seorang kapten Belanda bernama Bernard Fokke (versi lain menyebut kapten Ramhout Van Dam atau Van der Decken) mengarungi lautan dari Holland ke pulau Jawa dengan kecepatan luar biasa.
Ia dicurigai meminta bantuan iblis untuk mencapai kecepatan tadi. Namun di tengah pelayarannya menuju Cape of God Hope tiba-tiba cuaca buruk,sehingga kapal oleng. Lalu seorang awak kapal meminta supaya pelayaran dihentikan .
Tetapi sang kapten tidak mau ,lalu dia berkata aku bersumpah tidak akan mundur dan akan terus menembus badai untuk mencapai kota tujuan , atau ia beserta semua awak kapal akan terkutuk selamanya.
Tiba -tiba badai menghantam kapal itu sehingga mereka kalah melawan alam. Dan terkutuklah sang Kapten bersama para anak kapalnya itu menjadi jasad hidup dan berlayar di tujuh lautan untuk selama-lamanya.
Konon , Kapal tersebut dikutuk untuk melayari 7 samudera sampai akhir zaman. lalu cerita itu menyebar sangat cepat ke seluruh dunia.
Sumber lain juga menyebutkan munculnya penyakit berbahaya di kalangan awak kapal sehingga mereka tidak diijinkan untuk berlabuh dipelabuhan manapun .
Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah berlabuh/menepi. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.
Selama berabad abad, legenda The Flying Dutchman menjadi sumber inspirasi para sastrawan dan novelis. Sejak tahun 1826 Edward Fitzball telah menulis novel The Pantom Ship (1837) yang diangkat dari pengalaman bertemu dengan kapal seram ini.
Banyak pujangga terkenal seperti Washington Irving dan Sir Walter Scott juga tertarik mengangkat legenda ini.
Pengakuan Masyarakat
Banyak saksi yang mengaku telah melihat kapal hantu ini. Pada tahun 1939 kapal ini terlihat di Mulkzenberg. Pada tahun 1941 sekelompok orang di pantai Glencairn menyaksikan kapal berlayar yang tiba tiba lenyap ketika akan menubruk batu karang.
Penampakan The Flying Dutchman kembali terlihat oleh awak kapal laut
militer M.H.S Jubilee di dekat Cape Town di bulan agustus 1942.
Bahkan ada suatu catatan kisah tentang pelayaran Christoper
Columbus,waktu itu awak kapal Columbus melihat sebuah kapal terkatung
katung dengan layar mengembang. Setelah melihatnya, awak kapal tersebut
langsung tewas.
Mitos akhir-akhir ini juga mengisahkan apabila suatu kapal modern
melihat kapal hantu ini dan awak kapal modern memberi sinyal, maka kapal
modern itu akan tenggelam / celaka.
Bagi seorang pelaut , pertemuan yang tak diduga dengan kapal hantu The Flying Dutchman akan mendatangkan bahaya bagi mereka.
Beberapa Laporan Penampakan The Flying Dutchman yang sempat didokumentasikan :
1823 : Kapten Oweb , HMS Leven mengisahkan telah dua kali
melihat sebuah kapal kosong terombang ambing ditengah lautan dari
kejauhan , namun dalam sekejap mata kapal tersebut kemudian menghilang.
1835 : Dikisahkan pada tahun itu , sebuah kapal berbendera
Inggris yang terkepung oleh badai ditengah samudera, didatangi oleh
sebuah kapal asing yang disebut-sebut sebagai Kapal Hantu The Flying
Dutchman , kemudian secara tiba-tiba kapal asing tersebut mendekat dan
seakan-akan ingin menabrak kapal mereka , namun anehnya sebelum keduanya
saling berbenturan kapal asing tersebut kemudian lenyap seketika.
1881 : Tiga orang anak kapal HMS Bacchante termasuk King
George V telah melihat sebuat kapal tak berawak yang berlayar menentang
arus kapal mereka. Keesokan harinya , salah seorang daripada mereka
ditemui mati dalam keadaan yang mengerikan.
1879 : Anak kapal SS Pretoria juga mengaku pernah melihat kapal hantu tersebut.
1939 : kapal ini terlihat di Mulkzenberg , beberapa orang
yang menyaksikannya terkejut kerana kapal usang tersebut tiba-tiba
menghilang.
1941 : Beberapa saksi mata dipantai Glencairn melaporkan
sebuah kapal usang yang menabrak batu karang dan terpecah belah , namun
setelah dilakukan penyelidikan di TKP , tidak ada tanda-tanda dari
bangkai kapal tersebut.
1942 : Empat orang saksi telah melihat sebuah kapal kosong
memasuki perairan Table Bay kemudian menghilang.Seorang pegawai telah
mendokumentasikan penemuan tersebut di dalam catatan hariannya.
1942 : Penampakan The Flying Dutchman kembali terlihat
oleh awak kapal laut militer M.H.S Jubilee di dekat Cape Town di bulan
agustus 1942.
1959 : Awak kapal Straat Magelhaen kembali melaporkan
melihat sebuah kapal misterius yang terombang-ambing ditengah lautan
dalam keadaan kosong dengan teleskopnya.
Cara Menangkalnya
Konon, ada suatu cara untuk mengelak dari kemungkinan berpapasan dengan
kapal hantu tersebut. Caranya dengan memasang tapal kuda di tiang layar
kapal sebagai perlindungan.
Belum ikutan main Dewagol? Klik disini untuk ikutan langka daftar mudah dan cepat serta banyak bonus yang dahsyat hanya untuk kalian.
Belum ikutan main Dewagol? Klik disini untuk ikutan langka daftar mudah dan cepat serta banyak bonus yang dahsyat hanya untuk kalian.
Tag :
MISTERI,




